Saturday, October 5, 2019

Kerumitan Hidup






Menatap pagi, penuh harapan baru untuk menjadi lebih baik lagi. Selembar tulisan yang dibasahi air mata, masih saja aku termenung dengan pikiran yang tiada henti, tiada arah untuk kembali.

Kerumitan hidup ini memang datang bertubi-tubi seperti tidak sanggup untuk berhenti.
Memang setiap manusia akan mengahadapi masalah yang besar atau pun kecil. Bagaimana, diri sendiri ini menghadapinya terpuruk atau bangkit.

Setiap manusia akan diuji, aku masih saja termenung memikirkan kurcaci-kurcaci berlari kian kemarin. Suara gemuruh air sungai tiada henti berjalan dengan penuh irama sambil menari-nari.

Teruslah berpikir postif, kerumitan hidup ini akan kembali lurus. Bila, hati selalu mengingat-Nya. 

Tenang dan sabar menghadapinya.

Mengeluh ???

Untuk apa ?

Aturan aku harus bersyukur menikmati kehidupan yang jauh lebih baik.

Coba kau gedor pintu, lalu lihat di luar sana masih banyak orang yang kurang beruntung, berjalan tiada arah untuk mencar-cari.

Mereka lelah, itu pasti ?

Belum tentu sehari bisa menikmati makanan yang enak dan bergizi.
Merasakan tempat tinggal yang dapat melindunginya bila hujan datang dan terik matahari menyenggat tubuhnya yang kecil.

Bersyukur ....

Bersyukur ....

Dan terus bersyukur ...

Itulah kuncinya, menjalani hidup.

Jangan lupa berdzikir, salawat dan doa kepada Allah swt yang Maha Melihat dan Mendengar hambanya.

Biarlah kerumitan hidup berhenti dengan sendirinya. Sambutlah dengan senyuman kebahagiaan kepada dunia.

No comments:

Post a Comment

5 Cara Agar Produktif Selama Masa Karantina #DirumahAja #MelawanVirusCorona

(Source: Unsplash) Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Bagaiamana kabarnya teman-teman? Semoga sehat selalu ya. Ikut...