Sunday, October 27, 2019

DREADNAUT


Edgi belajar menaiki boat di sebuah pesisir pantai. Ia bersama dengan dua temannya, Valoh dan Souljah hendak melarikan diri ke sebuah pulau yang kono tak berpenghuni. Namun dalam proses belajar mengendarai speed-boat, Edgi mengalami kecelakaan fatal. Ia kehilangan salah satu kakinya karena patah.

Ia pun jadi si pincang sekarang. Meski demikian Souljah dan Valoh tetap membawanya ke pulau Dermendri di seberang. Karena mereka tak punya banyak waktu untuk lolos dari deteksi Vargram dan kawan-kawannya yang senantiasa mengintai.

Hanya saja, yang tak mereka ketahui, pulau Dermendri sendiri punya banyak misteri dan bahaya yang tak bisa mereka rasakan. Padahal mereka bertiga punya aura yang bisa merasakan hawa kejahatan dari radius 50 mil square.

Setibanya di pulau Dermendri, ketiganya tak mencurigai sesuatu apapun. Mereka membangun sebuah kemah di tengah hutan di lembah pulau. Saat Edgi hendak duduk, tiba-tiba ada sebuah angin besar yang menghempasnya jauh hingga terjengkang. Souljah yang bisa mengendalikan angin, mencoba untuk menahannya, namun tiba-tiba ada yang menyerangnya dengan sebuah Catarang.

Valoh mencoba mencegahnya dan Catarang itu mengenai dirinya hingga ia pun tewas. Edgi sangat marah dan mengamuk, ia langsung menghajar para pasukan bayangan yang bersembunyi di balik-balik pepohonan pulau Dermendri. Namun pincangnya menjadi masalah sehingga Souljah harus turun tangan membantu Edgi untuk kabur.

Di saat mereka mau kabur, ternyata Vargram dan pasukannya telah tiba di sana. Mereka tak punya pilihan kecuali melawan. Sayangnya Edgi dan Souljah pun tertangkap oleh Vargram dan pasukannya. Setelah kejadian itu, Edgi dan Souljah pun tinggal sejarah.










No comments:

Post a Comment

5 Cara Agar Produktif Selama Masa Karantina #DirumahAja #MelawanVirusCorona

(Source: Unsplash) Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Bagaiamana kabarnya teman-teman? Semoga sehat selalu ya. Ikut...