Monday, September 23, 2019

Perbedaan



Berbeda,
Memang tak sama

Berbeda,
Itu hal biasa

Menyatukan satu kepala sampai banyak kepala
Untuk mencapai satu tujuan yang sama
Terkadang tak di dengar
Tak dianggap ada
Tak ada yang mau mengalah

Kita memang berbeda
Tapi bukan untuk berkelahi
Melemparkan kata-kata
Menangkap cakrawala
Melewati samudera

Perbedaan diciptakan untuk saling melengkapi
Menyatukan satu dengan yang lainnya
Membangun harapan-harapan yang dituju
Agar tercapai

Kita memang berbeda
Mempunyai mimpi yang sama

Saturday, September 21, 2019

Perbedaan Fiksi dan Non Fiksi




Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Halo gaeeeess, bagaimana kabarnya?

Jangan lupa senyum ^_^ dan terus bersyukur yaahh....

"Doa adalah Ibadah"

Di salah satu doa yang ku panjatkan adalah menjadi seorang penulis yang bermanfaat dan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat untuk orang lain. Apalagi karya sendiri dibaca orang lain, pasti seneng banget dong.

Di sini lah aku sedang berproses mengali terus ilmu menulis agar bisa bermanfaat. Meski suka tidak percaya diri dengan tulisan sendiri yang masih banyak kurangnya.

Eeetsss, enggak boleh pantah semangat yaaa. Kan lagi berproses butuh banyak belajar. Jangan gampang menyerah. Wujudkan mimpi-mimpi setinggi langit.

Nah, ditantang kedua ini. Dapet tantangan nih dari komunitas ODOP.

Apa sih tantangannya?

Tantangannya adalah memilih Fiksi atau Non Fiksi?

Nah loh, kalau kamu harus memilih. Kamu pilih yang mana?

Aku sih, susah untuk memilih yang mana. Karena ingin mengali keduanya.

Jadi, aku memilih keduanya Fiksi dan Non Fiksi hehehe.

Tahukah kamu?

Apa sih perbedaan Fiksi dan Non Fiksi itu....

Contoh Fiksi : Cerpen, novel, puisi, drama, dongeng, mitos, fabel, hikayat, komik, dan sebagainya.

Contoh Non Fiksi : Laporan Ilmiah (skripsi, disertasi, tesis) buku pelajaran, buku ensiklopedia, jurnal, biografi, esai, opini, pidato, dan sebagainya.

Fiksi ini merupakan buku yang berisi cerita, sifatnya imajinatif. Tidak membutuhkan analisa, pengamatan dalam pembuatan karena ide cerita berasal dari imajinasi penulis. Bahasa yang digunakan biasanya bahasa kiasan atau konotatif. Di sinilah, pembaca diajak masuk ke dalam cerita itu dengan bahasa yang tiada biasa dan masuk ke dalam imajinasi penulis.

Non Fiksi ini merupakan buku yang berisi kejadian sebenarnya dan bersifat informatif. Dalam non fiksi, membutuhkan pengamatan dan data dalam proses pembuatannya, sehingga dapat dipertanggungjawabkan isinya. Bahasa yang digunakan biasanya bahasa denotatif atau bahasa yang sebenarnya. Di sinilah, pembaca dapat langsung memahami maksud dan isinya. Non fiksi dibuat berdasarkan pengamatan dan data maka isi dan buku tersebut harus memiliki fakta. Oleh karena itu, non fiksi sering dijadikan sumber informasi oleh para pembaca.

Fiksi =
1. Cerita buatan
2. Bersifat imajinatif
3. Bahasa kiasan

Non Fiksi =
1. Berdasarkan data
2. Bersifat informatif
3. Bahasanya lugas (denonatif)

Nah, di atas itu perbedaan Fiksi dan Non Fiksi.

Salam literasi.

Wa'alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh

#Tantangan2
#OneDayOnePost
#Odopbatch7

Penjual di Jalanan


Tak kenal lelah
Untuk mencari rezeki
Berteriak dengan lantang
Di bawah sinar matahari yang menyenggat
Jalan yang begitu jauh tak dihiraukan
Demi harapan ada yang membeli

Hujan pun membasahinya
Semangat pun terus membara
Ada doa-doa yang dipanjatkan saat hujan turun membasahi bumi
Tersenyum dari hati
Berjuang di jalanan yang keras

Sering dicibir,
Dilukai,
Ditindas,
Tapi inilah hidup penjual di jalanan

Iri....
Itu pasti
Melihat orang yang mengendarai mobil
Lelaku memakai jas yang memikat mata
Wanita memakai pakaian yang menarik mata

Kehidupan harus dilandasi dengan syukur
Agar tak jauh dari-Nya
Terus dekat-Nya.

Friday, September 20, 2019

Kado terindah



Melakukan dengan sepenuh hati
Tanpa mengharapkan kembali

Semangat kian membara
Memberikan hadiah untuk adik-adik yang kurang mampu

Meski hanya berupa baju, buku dan alat tulis
Mereka merasa bahagia tak bertepi

Tidak luput mengucapkan, "Terima kasih, kak"
Dengan senyuman dan sepenuh hati

Terasa haru biru yang mendalam
Rasa bahagia itu terlihat tulus
Dan senyuman yang menawan

Meski terkadang hati dan pikiran tak bersatu
Tapi Allah siap membantu melalui cara terbaik-Nya

Uluran tangan-tangan yang memberi
Akhirnya, kado Indah itu dapat diberi

Thursday, September 19, 2019

Mengajar Anak Jalanan



Mudah,
Tentu tidak
Terasa sulit menghadapi mereka

Mengapa?
Mereka harus bekerja untuk bisa bertahan hidup
Menganggap sekolah hanya untuk orang yang berduit
Menganggap mereka tak pantas untuk belajar seperti yang lainnya
Menganggap belajar tidak penting

Itulah isi hati anak jalanan....

Memar tubuhnya tak pernah dihiraukan
Bibirnya kaku, panas dan dingin
Tetap melantunkan lagu-lagu

Ketukkan hati yang dahsyat
Mengubah beberapa manusia
Untuk menaikkan mimpi dan harapan mereka
Berbaris lagu-lagu terbit untuk menyinari

Belajar membaca,
Belajar menulis,
Belajar berhitung,
Terlihat senyuman indah
Tawa canda kebahagiaan
Meski hanya semenit menjadi orang yang paling bahagia bagi mereka

Mulai merangkai kisah-kisah
Memaparkan cerita indah
Kenangan yang tidak akan terlupakan
Kebahagiaan bersama mereka

Wednesday, September 18, 2019

Sunatullah



Oleh Ustadz DR. H. Zahrudin Sulthoni, MA

šŸ Keseimbangan alam di bumi;

Guruh (Ar-Ra`d):3 - Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.


šŸ Keseimbangan tubuh manusia;

Terbelah (Al-'Infiţār):7 - Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,


šŸ Keseimbangan dalam beragama ;

Jamuan (Al-Mā'idah):7 - Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: "Kami dengar dan kami taati". Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengetahui isi hati(mu).
❗Jin itu lebih takut kepada orang yang faqi


šŸ Keseimbangan dunia akhirat ;

Cerita (Al-Qaşaş):77 - Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

*Gaya gravitasi dan realitas keseimbangan memungkinkan manusia* ....

1. Merancang masa depan

2. Memprediksi hal-hal yang akan terjadi

3. Melakukan hitung-hitungan bisnis

4. Membuat desain konstruksi sebuah bangunan

5. Melakukan kalkulasi politik

6. Menentukan karier dan cita-cita, merencanakan berumah tangga

7. Termasuk merencanakan mau masuk neraka atau masuk surga


*Sunatullah*;

1. Peraturan, sistem dan ketentuan Allah untuk makhluk-nya yang harus dipatuhi

2. Kebiasaan atau cara kerja Allah dalam menyelenggarakan alam

3. Hukum kausal, hubungan sebab akibat yang terjadi alam


*Kreator Sunnatullah*;

Yang bertekuk lutut (Al-Jāthiyah):18 - Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.


*Sejak kapan sunatullah berlaku?*

Kemenangan (Al-FatĄ):23 - Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.


šŸ‚ Realitas sunatullah

Saat alam semesta mengalami ketidakseimbangan, maka dengan sendirinya alam akan mencari jalan untuk menyeimbangkan diri

Harta rampasan perang (Al-'Anfāl):25 - Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.


*Gravitasi dalam realitas*

*Gaya tarik menarik*; 

šŸ€Fitrah manusia;

Wanita (An-Nisā'):49 - Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih?. Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun.


*Keseimbangan dalam realitas tubuh manusia*

 Terbelah (Al-'Infiţār):7 - Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,

Contoh: kedipan mata, menghirup oksigen.

Binatang Ternak (Al-'An`ām):132 - Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.


*Keseimbangan sosial*;

Kamar-kamar (Al-Ĥujurāt):13 - Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.


*Ketika keseimbangan terganggu segera perbaiki*;

Kamar-kamar (Al-Ĥujurāt):10 - Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Masing-masing makhluk memiliki sunatullah

*Sunatullah dalan Alam semesta*;

Lebah (An-NaĄl):16 - dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.

Lebah (An-NaĄl):17 - Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.

Yā-Sīn:39 - Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.

Yā-Sīn:40 - Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

*Sunatullah pada penciptaan manusia*


*Sunatullah pada tumbuhan*;

 Al-Ĥijr:22 - Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

*Dua sunatullah*;

šŸSunatullah fi'il kaun

Haji (Al-Ĥaj):18 - Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

šŸFisy syari, islam

*Guna Sunatullah adalah Allah memberikan kepastian kepada makhluk-makhluk-Nya agar dapat mengikuti gerak sunatullah sehingga kelak bisa mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya tanpa protes yang disebabkan oleh perubahan aturan yang dilakukan oleh manusia sendiri*

Merindu masa kecil



Aku rindu masa kecil dulu
Bermain bersama-sama teman-teman, tertawa bersama, berbagai cerita, berbagi senyuman dan hal-hal lainnya yang menyenangkan.

Ahh, rinduuuu....
Saat bulan Ramadan dulu setiap selesai salat subuh,
Saling mengetuk pintu ke pintu lain untuk bermain bersama,
Melewati jalan yang penuh sesak dan keramaian Ibukota.

Dari rumah ke Ancol memang tidak terlalu jauh,
Dengan riang gembira masuk Ancol gratis itu dulu.

Mencari kepiting dengan menggunakan sedotan dan tali. Lalu, dilepaskan lagi kepitingnya.

Bermain kapal pecah bersama teman-teman
Melihat pemandangan laut Ancol

Aahhh, rinduuu lagi....
Bermain monopoli bersama,
Bermain ceplak gunung,
Bermain benteng,
Bermain karet,
Bermain nenek-nenek gondrong,
Bermain dapu,
Tuker kado,
Ikut lomba menari,
Dan masih banyak lagi permainan yang dilakukan bersama teman-teman semasa kecil.

Harap maklum bila kulitku tidak seputih dan semulus iklan di tivi hehehe

Karena suka bermain diterik matahari bersama teman-teman semasa kecil.

Hanya kecerian dan kebahagiaan yang kami rasakan dulu.

Kenangan itu masih teringat di pikiran ini.
Kenangan semasa kecil yang tidak bisa diulang kembali.

5 Cara Agar Produktif Selama Masa Karantina #DirumahAja #MelawanVirusCorona

(Source: Unsplash) Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Bagaiamana kabarnya teman-teman? Semoga sehat selalu ya. Ikut...