Tuesday, September 17, 2019

Menatap Masa Depan




Sering kali bermimpi
Merajut asa tiada henti
Terbuai dalam harapan yang belum pasti

Merangkai kata ke dalam mimpi
Agar menjadi nyata tiada bertepi

Ku panjatkan setiap doa
Agar Allah kabulkan setiap mimpi

Tapi tidak semua mimpi itu menyatu
Dalam menatap masa depan

Pernah kecewa,
Terluka,
Tertatih,
Tak bergairah,
Bahagia

Setiap manusia mempunyai mimpi,
Tapi tak semua mimpi itu terjadi

Laksana hati yang gelisah tak menentu
Di saat hati tak tahu harus bertemu

Saat pikiran terlalu berlabuh
Di saat itu pikiran tidak bisa melabuhkannya

Untuk menatap masa depan

Saturday, September 14, 2019

Jakarta Penuh Sejuta Cerita





Siapa yang tidak tahu Jakarta?

Banyak orang kampung berbondong-bondong untuk mencari kerja di Jakarta.

Mereka pun tahu Jakarta tempat yang paling kejam, tetapi banyak juga yang datang ke Jakarta untuk mengais rizki.

Saya pun dilahirkan di Jakarta yang penuh sesak.

Dan dibesarkan di Jakarta yang penuh cerita suka dan duka.



Macet dimana-mana membuat hati merasa kesal dan emosi.

Polusi semakin menggebu-gebu ...

Udara semakin mencekam ...

Gedung-gedung menjulang tinggi ...

Pohon-pohon tidak terlalu banyak ...

Plastik dimana-mana terpampang di kali Jakarta.

Yang penuh dengan air keruh tercemar sampah Ibukota Jakarta.

Banyak lubang-lubang di Jakarta yang membahayakan pengguna jalan.

Terkadang kaki pun basah tergenang air di Jalan yang penuh tanda tanya.

Jakarta ... 

Semoga menjadi lebih baik lagi ...

Belakangan ini Jakarta banyak perubahan yang Indah ...

Atas kerja nyata Pak Gubernur yang penuh energik membangun Jakarta ...

Sosok yang dermawan,
Baik hati,
Penuh semangat,
Kerja keras,
Kerja nyata,
Cerdas,
Inspiratif,
Penuh keceriaan,
Dan penuh impian-impian Jakarta agar lebih baik lagi.

Jakarta penuh sejuta cerita ...


#tantangan
#OneDayOnePost
#ODOPBATCH7

Friday, September 13, 2019

Pejuang Garis Dua




Kapan hamil?

Kapan hamil?

Ada yang salahkah dengan kami pejuang garis dua?

Ada yang hinakah?

Kalian tidak pernah tahu rasa sakit yang dialami para pejuang garis dua.

Selalu diremehkan ...
Atau terlalu hina....

Ingat semua ini Takdir Allaah.

Kami pun juga ingin memperoleh keturunan

Sudah banyak yang kami lakukan untuk bisa program hamil,
Biaya yang tak sedikit,
Waktu yang berdetak,
Harap-harap cemas tiada henti.

Selalu ingat kuncinya, Sabar dan Ikhtiar..

Tidak perlu mendengarkan perkataan orang yang melukai hati.

Percayalah, jika Allah sudah berkendak. InsyaaAllaah akan Allaah kabulkan...

Para pejuang garis teruslah berusaha dan berdo'a tiada henti.

Karena kita tidak pernah tahu, kado terindah buah hati akan Allah berikan di waktu yang tepat dan membahagiakan.

Teruslah semangat tiada henti,
Teruslah berdzikir tiada henti,
Teruslah berdo'a tiada henti,

Semua akan Indah pada waktunya nanti

Wednesday, September 11, 2019


Nikah Muda, Siapa Takut !






Banyak manusia takut untuk menikah muda.

Kenapa harus takut sih ???

Semua itu sudah tercatat di Lauhul Mahfudz, sudah menjadi ketentuan Allah SWT. Manusia pun tidak bisaa menghindarinya.

Takut tidak menafkahi keluarga ?
Takut cerai ?
Pusing ngurus anak ?
Belum banyak ilmu ?
Dan lain-lainnya ....

Hilangkan rasa takut itu, semua itu hanya tipu daya setan. Agar kita terjerumus dalam zina agar bisa melakukan maksiat yang sangat dibenci Allah SWT.

Katanya sih Pacaran Islam ...
Emang ada Pacaran Islam, ya ?
Adanya Pacaran setelah menikah.

Bila belum cukup ilmu, maka teruslah belajar setelah menikah nanti. Karena menikah itu juga butuh ilmu, merawat rumah tangga butuh ilmu, mengurus anak butuh ilmu. Semuanya butuh ilmu seiringnya waktu berjalan, teruslah mencari ilmu.

Allah SWT berfirman, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur: 26)

Daripada takut menikah muda, lebih baik terus memperbaiki diri dan belajar bersama-sama setelah menikah. Belum tentu umur kita cukup sampai menikah atau sudah tua belum Allah kasih jodoh kita karena ketakutan dan do’a yang kita panjatkan sama Allah SWT.


Menikah adalah Penyempurna Agama. Maka segeralah menikah.
Rasullullah Shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seorang hamba menikah maka telah sempurna separuh agamanya, maka takutlah kepada Allah SWT untuk separuh sisanya” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’aba Iman).







Menikah menguatkan ibadah sebagai Benteng Kokoh Akhlaq Manusia
Menikah jalan yang terbaik untuk bisa saling menjaga, memberikan kasih sayang dan terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh agama.
Rasullullah Shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, “Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.” (HR. Muslim No. 1.400)

Memperoleh Keturunan
Allah SWT berfirman yang artinya,”Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menajadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rizki dari yang baik. Mengapa mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah.” (QS.An-Nahl: 72).

Mendapatkan keturunan ini tidak mudah. Jika, Allah belum berkehendak memberikan kita keturunan. Seperti yang saya alami, butuh waktu memiliki keturunan lalu melakukan program hami dan berserah diri kepada Allah SWT agar diberi amanah buah hati. Alhamdulillah, pernikahan kami 1 tahun 10 bulan Allah berikan amanah buah hati di tahun 2019 ini. insyaaAllah akan lahir di tahun 2020, semoga menjadi anak yang sholeh dan anak yang Qurrota A’yun.

Memperoleh Ketenangan


Dalam Islam, sebuah pernikahan sangat dianjurkan karena tujuan pernikahan nantinya akan ada banyak manfaat yang di dapat. Perasaan tenang dan tentram atau sakinah akan hadir selepas menikah.

Namun dalam sebuah pernikahan jangan hanya mengandalkan perasaan biologis serta syahwat saja, karena hal ini tidak akan sanggup untuk menumbuhkan ketenangan di dalam diri seseorang yang menikah.


Rukun Nikah
·         Pengantin Laki-Laki
·         Pengantin Perempuan
·         Wali
·         Dua orang saksi laki-laki
·         Mahar
·         Ijab dan kabul (akad nikah)



Refrensi
Ø  https://m.liputan6.com


Mari, Mengenal dan Memahami diri Anda






Penting tidak sih mengenal dan memahami diri Anda ?

Sangat Penting !!!

Ternyata, sangat penting mengenal dan memahami diri kita dan semua orang yang telah dititipkan oleh Allah SWT.

Malah kalau bisa ini dilakukan setiap hari seperti Muhasabah diri, setiap hendak tidur cobalah untuk mengenal dan memahami diri Anda.

Apa kelebihan kita ?

Apa kekurangan kita ?

Apa kita bermanfaat untuk orang lain ?

Dan masih banyak lagi....

Memang tidah mudah memahami diri sendiri, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi saat kita yakin sudah menemukan apa yang menjadikan kelebihan. Ternyata, itu bukan kelebihan kita. Perlu waktu ribuan hari yang telah kita jalani hingga kini.

Semua butuh proses untuk mengenali dan memahami diri sendiri.







Di sini saya akan mengenali Anda konsep STIFIn sudah dilakukakan riset belasan tahun yang lalu, telah memastikan dan semakin yakin bahwa Tuhan sebenarnya telah memberikan kita paket modal yang sangat luar biasa dalam diri.

Menamakannya sebagai Mesin Kecerdasan (MK) manusia. Menemukan bahwa MK merupakan salah satu sistem genetik yang berada di otak, yang kelak akan sangat mempengaruhi karakter kepribadian (personality) manusia dan tentu saja dapat kita gali jutaan manfaat darinya, itu pun jika kita tahu bagaimana cara mengoptimalkannya.

STIFIn ini dapat membantu ribuan orang menjadi lebih baik dengan mengoptimalkan potensi genetik mereka. Oleh karena itu, Anda harus tahu manfaat potensi genetik dalam diri Anda.



Fenotip (100%) = Genetik (20%) + Lingkungan (80%)
Memperkenalkan rumus karakteristik manusia yang berlaku saat ini :






Fenotip merupakan gambaran siapa kita seutuhnya adalah hasil dari interaksi Genetik yang berkontribusi sekitar 20% dan Lingkungan yang berkontribusi sekitar 80%. Meskipun faktor tempaan Lingkungan yang berkontribusi jauh lebih besar dibanding faktor Genetik, namun yang perlu menjadi perhatian besar adalah kenyataan bahwa : Genetik bersifat tetap, stabil, dan tidak berubah (sejak lahir hingga akhir hayat), sedangkan Lingkungan bersifat fleksibel tidak stabil dan berubah-ubah. Dari pemahaman dasar itulah seharusnya kita mengenal dulu karakter genetik kita apa, sehingga Lingkungan kita disesuaikan dengan karakteristik genetik kita. Dengan begitu, proses pembentukan diri kita akan cenderung tetap, stabil, tidak berubah, fokus, meningkat dan pada performa terbaiknya.

Mengenali potensi gentik dan Mesin Kecerdasan kita cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan scanning kesepuluh jari Anda melalui prosedur Tes STIFIn Fingerprint, tunggu hasilnya beberapa menit sementara pola-pola sidik jari Anda “dibaca” oleh komputer dan akan segera tahu apakah Anda ber-Mesin Kecerdasan Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling atau insting disingkat STIFIn.

Itulah genetik Anda !

Yang selama ini mencari-cari Lingkungan yang tepat untuk Anda. Yang mungkin selama ini membuat Anda mencari-cari profesi yang lebih ‘gue banget’.

Era di mana umat manusia kembali mengenal fitrah dirinya, lalu mengoptimalkannya untuk kehidupan yang jauh lebih baik. itu pulalah yang kelak akan mengantarkan umat manusia mengenal siapa penciptanya, Tuhan Yang Maha Esa.

berdasarkan genetika sseorang mulai tahu cara berpikir, cara belajar, menjadi seorang penulis, menjadi orang tua, mengelola SDM, menjadi seorang politikus, menjadi seorang pengusaha, bahkan hingga cara terbaik dan mudah menghafal 30 juz Al-Quran, semua menggunakan cara sesuai genetik masing-masing.

Tulisan selanjutnya akan dibahas.

Apa itu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling atau Insting


Refrensi :
-          >  Era Genetik oleh 15 Penggagas Era Genetik di Indonesia



Tuesday, September 10, 2019

Berburu Buku, Indonesia Internasional Book Fair (IIBF)






Siapa yang sukanya beli buku tapi belum tahu kapan bacanya ?
Ahahhaha, saya sendiri.

Sangat disayangkan acara IIBF tidak terlalu ramai dan ada beberapa stand kosong. Berbeda dengan acara Islamic Book Fair (IBF) bulan Februari lalu ramai pengunjung, sampai-sampai di penghujung acara banyak diskon dan penuh dengan lautan manusia.

Acara IIBF gratis masuk sedangkan acara IBF harus berbayar untuk bisa masuk ke dalam. Tempatnya pun sama dilaksanakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan.

Acara IIBF dilaksankan Tangal, 4 – 8 September 2019. Dihadiri oleh Pak Anies Baswedan Guberbur Jakarta, sosok yang inspiratif dan membangun Jakarta lebih baik lagi.

Acara IIBF ini banyak acara-acara yang seru dan menarik seperti lomba anak-anak, menulis skenario, bedah buku dan masih banyak lagi. Banyak buku-buku diskon pastinya. Di sini juga terdapat tempat yang dinamakan “Zona Kalap” terdapat buku anak-anak, buku agama, buku non fiksi, mainan anak dan buku fiksi.

Saya pun hampir kalap ingin membeli buku-buku tapi terasa lelah karena lagi hamil, mudah lelah dan hampir pingsan. Lihat tempat kosong langsung saja ngampar untuk duduk.

Alhamdulillah, ada orang baik menawarkan saya kursi untuk duduk agar tidak terinjak-injak orang yang lalu-lalang.
Semoga acara IIBF ini makin ramai ke depannya dan lebih banyak stand-stand dari Internasional yang hadir di Indonesia.

“Buku seperti kata Hamka adalah obat rohani, membaca buku-buku yang baik seperti memberi rohani yang baik.”

“Buku juga mengajarkan kita pribadi yang tegar dan kokoh. Itulah yang dilakukan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman untuk memompa spirit jiwa pasukannya dalam perang gerilya, dengan membaca buku Sirah Nabawiyah yang berjudul Kelengkapan Tarikh Nabi SAW, karya KH. Moenawar Chalil.”

“Buku juga bisa menjadi sahabat saat kita dirundung masalah dan ujian. Itulah yang dilakukan oleh Hamka saat berada dijeruji besi. Bahkan dari tempat penjara lahirlah Tafsir Al-Azhar karyanya yang cukup momumental.”


#OneDayOnePost
#ODOJBATCH7
#GROUPKAIRO

Monday, September 9, 2019

Kairo, Sejarah Terindah






Kairo adalah ibukota dan kota terbesar di Mesir. Kairo terletak di Utara Mesir, yang dikenal dengan Mesir Hilir. Kota ini berada di sepanjang Sungai Nil. Di mana wilayah metropolitan ini adalah kota yang terbesar di Timur Tengah dan dunia Arab.

Banyak pelajar muslim yang bercita-cita untuk bisa kuliah di Mesir yaitu Universitas Al-azhar. Memang tidak mudah untuk kuliah di sana. Tetapi kalau mempunyai mimpi dan tekat yang kuat, insyaaAllaah akan Allaah mudahkan untuk bisa kuliah di sana secara gratis. Anda mempunyai hafal Al-qur'an, berbahasa Arab serta mempunyai wawasan islam yang luas.

Di Indonesia pun terdapat sekolah-sekolah Al-Azhar yang banyak diminati pelajar muslim . Banyak pelajaran Ilmu agama yang di dapat serta spiritual yang dalam mengenal Islam lebih luas .


Tempat Pertunjukan dan Museum di Kairo
1. Benteng Pertahanan Salahudin al-Ayubi
Salah satu kerajaan yang didirikan oleh Salahudin al-Ayubi, seorang tokoh Kurdi yang berkebangsaan Suriah.



2. Museum Islam
Museum Seni Islam (FMIA) di Kairo, Mesir. Dianggap salah satu yang terbesar di dunia, dengan koleksi luar biasa dari kayu dan artefak plester, serta benda logam, keramik, kaca, kristal, dan tekstil dari semua periode , dari seluruh dunia Islam.



3. Cairo Tower



Kairo memang tempat sejarah yang bagus untuk dikunjungi apalagi buat kamu yang menyukai sejarah-sejarah Islam patut datang ke Kairo. Terdapat wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Piramida, Magic Egypt, Sungai terpanjang yaitu Zamalek dan masih banyak lagi.

Semoga bermanfaat !!!

5 Cara Agar Produktif Selama Masa Karantina #DirumahAja #MelawanVirusCorona

(Source: Unsplash) Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh Bagaiamana kabarnya teman-teman? Semoga sehat selalu ya. Ikut...